Pendampingan dan Pelatihan Pembuatan Larvitrap dan PSN Plus Bagi Jumantik Untuk Mewujudkan Desa Kemuning Kecamatan Tegalombo Pacitan Bebas Jentik Nyamuk Aedes

Authors

  • Ngadino Ngadino Jurusan Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Surabaya, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
  • Setiawan Setiawan Jurusan Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Surabaya, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
  • Pratiwi Hermiyanti Jurusan Kesehatan Lingkungan, Poltekkes Kemenkes Surabaya, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53770/amjpm.v3i2.323

Keywords:

Larvitrap, Pengendalian DBD, Pemberdayaan Jumantik

Abstract

Kecamatan Tegalombo di Kabupaten Pacitan, yang sering mengalami banjir dan merupakan lokasi ideal bagi nyamuk Aedes aegypti, mengalami kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) tinggi, terutama di Desa Kemuning. Untuk mengatasi masalah ini, tim pengabdian masyarakat dari Poltekkes Kemenkes Surabaya, bekerja sama dengan pemerintah desa, mengadakan pelatihan pembuatan larvitrap dan PSN Plus untuk jumantik. Program ini bertujuan memberdayakan jumantik dalam pengendalian DBD dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kebersihan lingkungan. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi penyuluhan dan praktis tentang pembuatan dan penggunaan larvitrap, serta monitoring berkala terhadap efektivitas larvitrap yang telah dipasang. Pendekatan partisipatif juga diterapkan, di mana masyarakat dilibatkan secara aktif dalam setiap tahap kegiatan. Hasil yang diperoleh dari program ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan jumantik dalam pembuatan dan penggunaan larvitrap. Jumantik yang telah dilatih mampu menyebarkan informasi dan keterampilan ini kepada masyarakat Desa Kemuning, yang berdampak pada peningkatan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes. Selain itu, terdapat penurunan jumlah jentik nyamuk yang terdeteksi di wilayah tersebut. Pendampingan dan pelatihan ini berhasil menciptakan kesadaran dan tindakan nyata dalam upaya pengendalian DBD di Desa Kemuning, Kecamatan Tegalombo, Pacitan.

References

Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit Dan Penyehatan Lingkungan. (2014). Pedoman Pengendalian Vektor Malaria. Jakarta: Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit Dan Penyehatan Lingkungan.

Espinoza-Gómez, F., Hernández-Suárez, C. M., Rendón-Ramírez, R., Carrillo-Alvarez, M. L., & Flores-González, J. C. (2003). Transmisión interepidémica del dengue en la ciudad de Colima, México. Salud Pública de México, 45, 365–370.

Farich, A., Lipoeto, N. I., Bachtiar, H., & Hardisman, H. (2020). The effects of community empowerment on preventing dengufever in Lampung Province, Indonesia. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 8(E), 194–197.

Harapan, H., Rajamoorthy, Y., Anwar, S., Bustamam, A., Radiansyah, A., Angraini, P., Fasli, R., Salwiyadi, S., Bastian, R. A., & Oktiviyari, A. (2018). Knowledge, attitude, and practice regarding dengue virus infection among inhabitants of Aceh, Indonesia: a cross-sectional study. BMC Infectious Diseases, 18, 1–16.

Kraemer, M. U. G., Sinka, M. E., Duda, K. A., Mylne, A. Q. N., Shearer, F. M., Barker, C. M., Moore, C. G., Carvalho, R. G., Coelho, G. E., & Van Bortel, W. (2015). The global distribution of the arbovirus vectors Aedes aegypti and Ae. albopictus. Elife, 4, e08347.

Kumaran, E., Doum, D., Keo, V., Sokha, L., Sam, B. L., Chan, V., Alexander, N., Bradley, J., Liverani, M., Prasetyo, D. B., Rachmat, A., Lopes, S., Hii, J., Rithea, L., Shafique, M., & Hustedt, J. (2018). Dengue knowledge, attitudes and practices and their impact on community-based vector control in rural Cambodia. PLoS Neglected Tropical Diseases, 12(2), 1–16. https://doi.org/10.1371/journal.pntd.0006268

Kusuma, Y. S., Burman, D., Kumari, R., Lamkang, A. S., & Babu, B. V. (2019). Impact of health education based intervention on community’s awareness of dengue and its prevention in Delhi, India. Global Health Promotion, 26(1), 50–59.

Lisitza, A., & Wolbring, G. (2018). EcoHealth and the determinants of health: Perspectives of a small subset of Canadian academics in the EcoHealth community. International Journal of Environmental Research and Public Health, 15(8), 1688.

Newton-Sánchez, O. A., de la Cruz Ruiz, M., Torres-Rojo, Y., Ochoa-Diaz-López, H., Delgado-Enciso, I., Hernandez-Suarez, C. M., & Espinoza-Gomez, F. (2020). Effect of an ecosystem-centered community participation programme on the incidence of dengue. A field randomized, controlled trial. International Journal of Public Health, 65(3), 249–255. https://doi.org/10.1007/s00038-020-01345-y

Rajapaksha, R. M. N. U., Abeysena, C., & Balasuriya, A. (2023). Health seeking behaviours, dengue prevention behaviours and community capacity for sustainable dengue prevention in a highly dengue endemic area, Sri Lanka. BMC Public Health, 23(1), 1–9. https://doi.org/10.1186/s12889-023-15404-5

Rakhmani, A. N., Limpanont, Y., Kaewkungwal, J., & Okanurak, K. (2018). Factors associated with dengue prevention behaviour in Lowokwaru, Malang, Indonesia: a cross-sectional study. BMC Public Health, 18, 1–6.

Samsudin, N. A., Othman, H., Siau, C. S., & Zaini, Z.-‘Izzat I. (2024). Exploring community needs in combating aedes mosquitoes and dengue fever: a study with urban community in the recurrent hotspot area. BMC Public Health, 24(1), 1651.

Suwanbamrung, C., Thoutong, C., Eksirinimit, T., Tongjan, S., & Thongkew, K. (2018). The use of the “Lansaka Model” as the larval indices surveillance system for a sustainable solution to the dengue problem in southern Thailand. PLoS One, 13(8), e0201107.

Vanlerberghe, V., Toledo, M. E., Rodriguez, M., Gomez, D., Baly, A., Benitez, J. R., & Van Der Stuyft, P. (2009). Community involvement in dengue vector control: cluster randomised trial. Bmj, 338.

Wilder-Smith, A., Ooi, E.-E., Vasudevan, S. G., & Gubler, D. J. (2010). Update on dengue: epidemiology, virus evolution, antiviral drugs, and vaccine development. Current Infectious Disease Reports, 12, 157–164.

Downloads

Published

2024-02-29

How to Cite

Ngadino, N., Setiawan, S., & Hermiyanti, P. (2024). Pendampingan dan Pelatihan Pembuatan Larvitrap dan PSN Plus Bagi Jumantik Untuk Mewujudkan Desa Kemuning Kecamatan Tegalombo Pacitan Bebas Jentik Nyamuk Aedes. Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 45–53. https://doi.org/10.53770/amjpm.v3i2.323