Inovasi Jajanan Sehat Berbasis Daun Kelor untuk Mencegah Anemia pada Remaja Putri

Authors

  • Herta Masthalina Politeknik Kesehatan Kemenkes Medan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia
  • Tetty Herta Doloksaribu Politeknik Kesehatan Kemenkes Medan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia
  • Haripin Togap Sinaga Politeknik Kesehatan Kemenkes Medan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53770/amjpm.v5i2.670

Keywords:

Anemia, Jajanan Sehat, Daun Kelor, Pemberdayaan Masyarakat

Abstract

Anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan yang serius, terutama dalam kaitannya dengan kesiapan prakonsepsi dan kualitas kesehatan reproduksi. Prevalensi anemia di Desa Bandar Labuhan mencapai 32%, lebih tinggi dibandingkan angka nasional sebesar 15,5%. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK dalam mengolah daun kelor menjadi jajanan sehat bagi remaja putri sebagai upaya pencegahan anemia. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat yang melibatkan 24 ibu PKK sebagai peserta. Program dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu sosialisasi, penyuluhan, pelatihan praktik pengolahan daun kelor, dan pendampingan. Produk yang dihasilkan meliputi keripik daun kelor, dimsum kelor, stik ikan kelor, kue kering senyum, puding kelor, dan minuman segar kelor. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai manfaat dan kandungan gizi daun kelor, serta peningkatan keterampilan dalam mengolah produk pangan berbasis kelor. Selain itu, terjadi perubahan persepsi masyarakat terhadap daun kelor, dari yang sebelumnya hanya dimanfaatkan sebagai sayur bening menjadi bahan pangan bergizi yang memiliki nilai ekonomi. Program ini menyimpulkan bahwa pemberdayaan ibu-ibu PKK efektif dalam meningkatkan pemanfaatan daun kelor sebagai alternatif pencegahan anemia pada remaja putri. Untuk keberlanjutan program, disarankan adanya pemantauan berkala serta pengembangan usaha mikro berbasis produk olahan daun kelor.

References

Fauziandari, E. N. (2019). Efektifitas ekstrak daun kelor terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Karya Husada, 7(2), 185-190.

Gusman, T. A., Salsabila, T., Alyanza, Y. A., Simanjuntak, S. A., Putri, V. H., & Vernando, V. (2025). Pendampingan Pembuatan Diversifikasi Produk Pangan Dari Daun Kelor (Moringa Oleifera) Menjadi Produk Unggulan Pencegah Anemia Pada Siswa SMAN 1 Sumber. Jubaedah: Jurnal Pengabdian dan Edukasi Sekolah (Indonesian Journal of Community Services and School Education), 5(2), 494-504. Retrieved fom: https://jubaedah.lppmbinabangsa.id/index.php/home/article/view/347

Handayani, B., Moedjiherwati, T., & Arianto, B. (2024). Pelatihan Pembuatan Makanan Lokal Perdesaan Berbasis Daun Kelor Di Desa Koroncong Kabupaten Pandeglang. Suluh Abdi, 6(2), 88-97.

Hilwatullisan, Zaman, M., Husaini, A., & Chodijah, S. (2020a). Diversification of Biscuit Product using Moringa Oleifera Flour as an Additional Source of Nutrition. Journal of Physics: Conference Series, 1500(1), 1–10. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1500/1/012047

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Dalam Angka. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Lestari, A. F., & Sari, I. P. (2018). KELOR (Kelas Entrepreneurship Pemanfaatan Daun Kelor) Sebagai Upaya Pemberdayaan untuk Meningkatkan Produktivitas Ibu Rumah Tangga: Kelor (Moringa Leaf Utilization Entrepreneurship Class) as an Empowerment to Improve Productivity of Housewifes. Jurnal Kesmas Untika Luwuk: Public Health Journal, 9(2), 1-10. https://doi.org/10.51888/PHJ.V9I2.8

Muchtar, F., Sabrin, S., Effendy, D. S., Lestari, H., & Bahar, H. (2022). Pengukuran status gizi remaja putri sebagai upaya pencegahan masalah gizi di Desa Mekar Kecamatan Soropia Kabupaten Konawe. Abdi Masyarakat, 4(1), 43-48. https://doi.org/10.58258/abdi.v4i1.3782

Muslihatin, W., Purwani, K. I., Ermavitalini, D., Prasetyo, E. N., Nurhatika, S., Nurhidayati, T., ... & Sari, L. R. (2021). Community empowerment of Sumberpelas, Plabuan Village-Jombang to create independent and sustainable Moringa oleifera village. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 649, 1-6. https://doi.org/10.1088/1755-1315/649/1/012034

Nurbaiti, N., & Tiwi, L. S. (2022). Pengetahuan Remaja Putri tentang Pemanfaatan Daun Kelor untuk Pencegahan Anemia. Prosiding Seminar Kesehatan Nasional, 1(1), 16–21. Retrieved from:https://prosiding.ubr.ac.id/index.php/prosidingbaiturrahim/article/view/57

Oduro-Owusu, A., Kagya-Agyemang, J., Annor, S., & Bonsu, F. (2015). Growth performance, carcass characteristics and economic efficiency of using graded levels of Moringa leaf meal in feeding weaner pigs. American Journal of Experimental Agriculture, 7(3), 190-196. https://doi.org/10.9734/ajea/2015/15262

Olgaliana, D. O., Handayani, L., Rahmawati, W. R., & Isworo, A. (2025). Efektivitas Pemberian Kombinasi Tempe Kedelai Daun Kelor dan Tablet Fe Dibandingkan dengan Pemberian Tablet Fe terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri dengan Anemia. Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 7(6), 4714-4729. https://doi.org/10.38035/rrj.v7i6.1816

Prasetyo, Y. B., Permatasari, P., & Susanti, H. D. (2023). The effect of mothers’ nutritional education and knowledge on children’s nutritional status: a systematic review. International Journal of Child Care and Education Policy, 17(11), 1-16. https://doi.org/10.1186/s40723-023-00114-7

Riansih, C., Noor, A. Y., & Seha, H. N. (2025). Inovasi Si Besti: Pemberdayaan Kader Kesehatan untuk Cegah Stunting melalui Daun Kelor. Yumary: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 641–653. https://doi.org/10.35912/yumary.v5i3.3833

Riti, I. F., & Lewar, E. S. B. (2020). The Impact of Education towards Mother’s Knowledge About Stunting Prevention Using Moringa Oleifera in Kuan Noel Village, Fatumnasi District, South Central Timor Regency. Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia, 8(3), 206-215. https://doi.org/10.21927/jnki.2020.8(3).206-215

Sartika, W., & Suryarinilsih, Y. (2022). Daun Kelor: Alternatif dalam Meningkatkan Hemoglobin Remaja Putri. Pekalongan: NEM.

Sokhela, H., Govender, L., & Siwela, M. (2023). Complementary Feeding Practices and Childhood Malnutrition in South Africa: The Potential of Moringa Oleifera Leaf Powder as a Fortificant: A Narrative Review. Nutrients, 15(8), 1-17. https://doi.org/10.3390/nu15082011

Suryani, D., Hafiani, R., & Junita, R. (2015). Analisis pola makan dan anemia gizi besi pada remaja putri Kota Bengkulu. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 10(1), 11-18. https://doi.org/10.24893/jkma.10.1.11-18.2015

Suryani, I. S., Maharani, A., Nurakilah, H., Nurdianti, R., Rahmawati, A., Hilawan, R. G., & Marlina, L. (2025). Hijau Bernutrisi: Inovasi Pangan Lokal Daun Kelor Untuk Mengatasi Anemia Pada remaja Putri. Community Impact and Society Empowerment Journal, 1(1), 15-21. Retrieved from: https://cisej.indonesianresearchersforum.com/index.php/ejournal/article/view/4

Wassef, J., Champagne, F., & Farand, L. (2022). Nutritionists as policy advocates: the case of obesity prevention in Quebec, Canada. Public Health Nutrition, 25(7), 2011–2024. https://doi.org/10.1017/S1368980021004997

Yoyok, P. B., Pipit, P., & Dwi, S. H. (2023). The effect of mothers’ nutritional education and knowledge on children’s nutritional status: a systematic review. International Journal of Child Care and Education Policy, 17(1), 1–16. https://doi.org/10.1186/s40723-023-00114-7

Downloads

Published

2026-02-28

How to Cite

Masthalina, H., Doloksaribu, T. H. ., & Sinaga, H. T. (2026). Inovasi Jajanan Sehat Berbasis Daun Kelor untuk Mencegah Anemia pada Remaja Putri . Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 205–213. https://doi.org/10.53770/amjpm.v5i2.670