Inovasi Pelayanan Usaha Kesehatan Gigi Sekolah Mandiri (UKGS-M) Melalui Pelatihan Kader Dengan Aplikasi Video Inovatif Cara Menggosok Gigi Anak Sekolah Dasar

Authors

  • I Ketut Harapan Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Manado, Manado, Sulawesi Utara, Indonesia
  • Robin Dompas Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Manado, Manado, Sulawesi Utara, Indonesia
  • Mustapa Bidjuni Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Manado, Manado, Sulawesi Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53770/amjpm.v3i1.160

Keywords:

Pelatihan Kader, UKGS, Video Animasi , Vitamin Gigi

Abstract

Usaha Kesehatan Gigi Sekolah Mandiri (UKGS-M) adalah suatu program baru dengan cara memodifikasi program pemerintah yang menempatkan upaya pelayanan kesehatan di Sekolah Dasar. UKS yang di inisiasi pemerintah tidak berjalan dengan baik, dikarenakan puskesmas yang seharusnya sebagai penanggung jawab kegiatan tidak dapat dengan efektif dalam pemantauannya dan perlu ada upaya untuk mendukung Program Pemerintah dalam rangka menurunkan angka kesakitan gigi pada anak sekolah. Tujuan pengabdian kepada masyarakat yaitu untuk meningkatkan pengetahuan, minat dan peran serta kader kesehatan gigi di sekolah  dasar di bidang kesehatan gigi dan mulut, sehingga dapat tercapainya perilaku hidup sehat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang lebih baik. Metode yang digunakan dalam Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah metode pelatihan kader bagi guru-guru UKS di sekolah dasar Kecamatan Mandolang dan tempat pelaksanaannya di aksanakan di SD Inpres Kalasey 2. Kegiatan PKM telah dilaksanakan pada hari Jumat dan Sabtu tanggal 20 – 21 Mei 2022 dengan tempat pelaksanaan di SD Inpres 2 Kalasey Kecamatan Mandolang. Sampel dalam pengabdian masyarajat berjumlah 30 orang guru. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa  dalam rangka meningkatkan kesehatan gigi anak, salah satu kebijaksanaan kesehatan gigi adalah meningkatkan upaya promotif-preventif pada anak sekolah.  Untuk menunjang hal tersebut perlu dilaksanakan pelatihan bagi Guru dan siswa sekolah khususnya pada anak sekolah dasar. Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan guru sebagai kader tentang cara menjaga kebersihan gigi dan mulut setelah diberikan pelatihan terjadi peningkatan pemahaman tentang materi pelatihan, ini ditunjukkan dengan hasil dari nilai post-test dengan hasil 30 orang baik (100%).  Kesimpulan terjadi peningkatan pengetahuan kader mengenai cara menjaga kesehatan gigi , mampu mengenal penyakit gigi, serta mampu mengaplikasikan pengolesan vitamin gigi dan untuk siswa mampu serta mau melakukan menjaga kesehatan gigi dengan baik serta mampu melakukan pelatihan dengan mandiri. Kegiatan-kegiatan pelatihan kader kepada para guru UKGS di sekolah perlu ditingkatkan di semua sekolah baik tingkat Kecamatan maupun tingkat Kabupaten sehingga terjadi peningkatan perilaku serta derajat kesehatan gigi pada usia sekolah dasar.

References

Agustini, A. (2019). Promosi Kesehatan. Yogyakarta: CV. Budi Utama.

Amalya, P. B,. & Sopiantini, S.(2020). Gigiku Kuat, Gusiku Sehat. Sukabumi:CV Jejak.

Cahyaningrum, A. N., (2017). Hubungan perilaku ibu terhadap kejadian karies gigi pada balita di paud putra sentosa. Jurnal Berkala Epidemiologi, 5(2), 142-151.

Fankari, F., Krisyudhanti, E. ., Variani, R. ., & Purnami, S. A. . (2023). Pencegahan Karies Gigi Melalui Kegiatan Menyikat Gigi Dan Cuci Tangan Pada Masa New Normal Di SD Negeri 2 Baumata Timur Kabupaten Kupang. Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 60–67. https://doi.org/10.53770/amjpm.v2i2.132

Harapan, I. K., Tahulending, A. A., Imbar, H. S., Soenjono, S. J., Pagau, R. R., & Dajoh, I. N. (2022). Pelatihan Kader Kesehatan Gigi Bagi Guru TK Dalam Program Imunisasi Gigi Pada Anak Pra Sekolah Taman Kanak-Kanak Di Wilayah Kecamatan Malalayang Tahun 2021: Training of Dental Health Careers For Teachers In The Dental Immunization Program For Preschool Children In The Region of Malalayang District In 2021. GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 24-30.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Hasil utama riskesdas 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Sidabutar, M., Simamora, F. D. ., & Mahastuti, S. A. P. . (2023). Pencegahan Dini Gigi Berlubang Pada Anak Dengan Menggunakan Bahan Flowable Fissure Sealing. Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 44–48. https://doi.org/10.53770/amjpm.v2i2.128

Purnama, T., Rasipin, R., & Santoso, B. (2019). Pengaruh Pelatihan Tedi’ s Behavior Change Model pada Guru dan Orang Tua terhadap Keterampilan Menggosok Gigi Anak Prasekolah. Quality: Jurnal Kesehatan, 13(2), 75-81.

Downloads

Published

2023-08-31

How to Cite

Harapan, I. K., Dompas, R. ., & Bidjuni, M. . (2023). Inovasi Pelayanan Usaha Kesehatan Gigi Sekolah Mandiri (UKGS-M) Melalui Pelatihan Kader Dengan Aplikasi Video Inovatif Cara Menggosok Gigi Anak Sekolah Dasar . Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 23–28. https://doi.org/10.53770/amjpm.v3i1.160