Pelatihan dan Penyuluhan Masker Karbon Aktif Ekstrak Daun Bidara untuk Filtrasi Paparan Pestisida pada Petani

https://doi.org/10.53770/amjpm.v6i1.1158

Authors

  • Nurul Amaliyah Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Semarang, Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia
  • Zaeni Budiono Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Semarang, Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia
  • Mela Firdaust Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Semarang, Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia
  • Mafiza Hanina Rahmah Program Studi Magister Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

Abstract

Penggunaan insektisida secara masif di sektor pertanian akan meningkatkan risiko paparan kronis pada petani yang memicu kerusakan organ sistemik, seperti ginjal. Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang kurang memadai oleh petani saat menyemprot pestisida dapat meningkatkan risiko paparan zat kimia berbahaya ke dalam tubuh. APD yang proper sangat dibutuhkan melindungi petani khususnya meminimalkan paparan melalui jalur inhalasi. Sebagai upaya preventif, tim pengabdi berinovasi untuk memberikan pelatihan kepada kelompok petani untuk membuat masker filtrasi campuran karbon aktif dan ekstrak daun bidara (Ziziphus mauritiana) untuk meminimalkan paparan pestisida. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Desa Karangmangu, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas dengan melibatkan 25 petani sebagai khalayak sasaran. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif dan pelatihan pembuatan serta penggunaan masker filtrasi mandiri. Evaluasi keberhasilan program diukur menggunakan pre-test dan post-test, dan data dianalisis secara statistik menggunakan uji Paired T-Test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas kognitif peserta yang signifikan. Rata-rata nilai pengetahuan responden meningkat dari 53,20 saat pre-test menjadi 79,20 saat post-test. Analisis statistik menghasilkan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05), mengindikasikan adanya perbedaan yang bermakna pada tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi. Tingkat kelulusan peserta mencapai 100% dengan nilai post-test memenuhi indikator ketuntasan (≥70). Program edukasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis petani. Keberlanjutan program didorong melalui pembentukan kader tani sehat, integrasi dengan program Posbindu PTM Puskesmas, serta penggalangan bahan baku berbasis pemanfaatan pekarangan lokal.      

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amaliyah, N., Purnomo, A., Khayan, K., Wardoyo, S., & Anwar, T. (2021). Z. mauritiana Leaves as Larvasidal Alternatives. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(1), 24-30. https://doi.org/10.15294/kemas.v17i1.24377

Badan Pusat Statistik. (2023). Profil Statistik Kesehatan 2023. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Çakar, N.O., Kutsal, D., & Kiran, S. (2020). Pesticide Exposure and Chronic Kidney Disease Among Agricultural Workers. Ankara Med J, 20(3), 761–772. https://doi.org/10.5505/amj.2020.37029

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Dewi, P. N. Y., Nurjazuli, N., & Budiyono, B. (2021). Literature Review: Pesticide Exposure and the Incidence of Kidney Dysfunction Among Farmers. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 13(1), 29–39. https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v13i1.1825

Dinas Kesehatan Banyumas. (2024). Profil Kesehatan Kabupaten Banyumas. Banyumas: Dinas Kesehatan Banyumas.

Fajriani, G. N., Aeni, S. R. N., & Sriwiguna, D. A. (2019). The Use of Personal Protective Equipment During Pesticide (PPE) Spraying and Blood Cholinesterase Levels Among Farmers in Pasirhalang Village. Jurnal Media Analis Kesehatan, 10(2), 163. https://doi.org/10.32382/mak.v10i2.1229

Febriansyah, B., Chairul, & Yenti, S. R. (2015). Pembuatan Karbon Aktif Dari Kulit Durian Sebagai Adsorbent Logam Fe. Jom FTEKNIKTEKNIK, 2(2), 1–11.

Glanz, K., Rimer, B. K., & Viswanath, K. (Eds.). (2015). Health behavior: Theory, research, and practice (5th ed.). Jossey-Bass.

Hansen, Raharjo, M., Suhartono, & Wahyuningsih, N. E. (2025). Subclinical Renal Dysfunction in Holticultural Farmers: Early Detection in High Pesticide Exposure Areas. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 17(4), 379–388. https://doi.org/10.20473/jkl.v17i4.2025.379-388

Hasanah, U., Dewi, N. R., Ludiana, L., Pakarti, A. T., & Inayati, A. (2023). Analisis Faktor-Faktor Risiko Terjadinya Penyakit Ginjal Kronik Pada Pasien Hemodialisis. Jurnal Wacana Kesehatan, 8(2), 96. https://doi.org/10.52822/jwk.v8i2.531

Illeris, K. (2018). Contemporary theories of learning: Learning theorists... in their own words (2nd ed.). Routledge.

Lebov, J. F., Engel, L. S., Richardson, D., Hogan, S. L., Sandler, D. P., & Hoppin, J. A. (2015). Pesticide exposure and end-stage renal disease risk among wives of pesticide applicators in the Agricultural Health Study. Environmental Research, 143, 198–210. https://doi.org/10.1016/j.envres.2015.10.002

Lubis, R., & Thristy, I. (2023). Comparison of Uric Acid Levels and Glomerular Filtration Rate (GFR) in Patients with Chronic Kidney Disease Before and After Hemodialysis. Jurnal Ilmiah Kohesi, 7(1), 1–8.

Maulinda, L., ZA, N., & Sari, D. N. (2017). Pemanfaatan Kulit Singkong sebagai Bahan Baku Karbon Aktif. Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 4(2), 11-19. https://doi.org/10.29103/jtku.v4i2.69

Mulyani, L., & Ladesvita, F. (2021). Hubungan Laju Filtrasi Glomerulus dengan Kadar Hemoglobin dan Kalsium pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis. Indonesian Journal of Health Development, 3(2), 272–284. https://doi.org/10.52021/ijhd.v3i2.101

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nuroini, F., & Wijayanto, W. (2022). Description of Urea and Creatinine Levels in Chronic Renal Failure Patients at Wiradadi Husada Hospital. Jambura Journal of Health Sciences and Research, 4(2), 538–545. https://doi.org/10.35971/jjhsr.v4i2.13199

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). Free Press.

Sameera, N. S., & Mandakini, B. P. (2015). Investigations into the antibacterial activity of Ziziphus mauritiana Lam. and Ziziphus xylopyra (Retz.) Willd. International Food Research Journal, 22(2), 849–853. https://doi.org/10.3923/ijp.2012.535.541

Silitonga, J. C. (2025). Review of the Relationship Between Pesticide Exposure and Risk of Renal Failure Disease. Tropis: Jurnal Riset Teknologi Laboratorium Medis, 2(1). https://doi.org/10.37304/tropis.v2i1.18397

Siregar, M. (2020). The Various Health Benefits of Bidara Leaves (Ziziphus mauritiana Lamk) in Indonesia: A Meta Analysis. Jurnal Pandu Husada, 1(2), 75. https://doi.org/10.30596/jph.v1i2.4415

Soedradjat, M. S., Afifah, L. A., & Sulandjari, K. S. (2024). Faktor Yang Berhubungan dengan Perilaku Petani Padi dalam Penggunaan Pestisida di Desa Muara, Cilamaya Wetan Kabupaten Karawang. Paspalum: Jurnal Ilmiah Pertanian, 12(2), 298-308. https://journal.unwim.ac.id/index.php/paspalum/article/view/752

Wan, E. T., Darssan, D., Karatela, S., Reid, S. A., & Osborne, N. J. (2021). Association of pesticides and kidney function among adults in the US population 2001–2010. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(19). https://doi.org/10.3390/ijerph181910249

Yahia, Y., Benabderrahim, M. A., Tlili, N., Bagues, M., & Nagaz, K. (2020). Bioactive compounds, antioxidant and antimicrobial activities of extracts from different plant parts of two Ziziphus Mill. species. PLoS ONE, 15(5), 1–16. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0232599

Downloads

Published

2026-08-31

How to Cite

Amaliyah, N., Budiono, Z., Firdaust, M., & Rahmah, M. H. (2026). Pelatihan dan Penyuluhan Masker Karbon Aktif Ekstrak Daun Bidara untuk Filtrasi Paparan Pestisida pada Petani. Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 136–142. https://doi.org/10.53770/amjpm.v6i1.1158