Pemberian Air Perasan Jeruk Nipis Madu dalam Mengatasi Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil
DOI:
https://doi.org/10.53770/amhj.v3i3.231Keywords:
Jeruk Nipis Madu, Emesis Gravidarum, KehamilanAbstract
Mual dan muntah selama kehamilan merupakan salah satu tanda awal yang paling umum dan sering kali menimbulkan stres pada ibu hamil. Hampir 90% wanita mengalami sejumlah tingkat mual dan muntah, mulai dari gejala ringan yang mungkin sembuh sendiri hingga kasus yang lebih serius disebut hiperemesis gravidarum. Sekitar 51,4% wanita mengalami mual, sementara 9,2% mengalami muntah. Situasi ini dapat menyebabkan kekurangan cairan pada ibu, yang dapat mengganggu kesehatan ibu dan perkembangan janin. Setiap wanita hamil mengalami tingkat keparahan mual yang berbeda. Kondisi ibu hamil cenderung rentan terhadap penggunaan obat-obatan, sehingga terapi komplementer menjadi salah satu opsi alternatif. Mengonsumsi campuran 30 ml air jeruk nipis dan 1 sdm madu selama tiga hari berturut-turut dapat membantu mengurangi keluhan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur perbedaan frekuensi emesis gravidarum pada ibu hamil sebelum dan sesudah pemberian air perasan jeruk nipis dan madu. Desain menggunakan Quasi Experiment melalui One Group Pretest-Posttest Design. Responden diberikan air perasan jeruk nipis madu selama periode 3 hari, dan setelahnya dilakukan pengukuran frekuensi mual muntah pada hari pertama dan hari keempat. Sampel diambil secara consecutive sampling sebanyak 30 responden. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan sistem penilaian PUQE-24 jam. Analisis data dilakukan dengan uji Mann-Whitney, dan hasilnya menunjukkan nilai p=0,000. Kesimpulannya bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara statistik, dengan tingkat kemaknaan α=0,05 atau p<0,05. Kesimpulan penelitian ini menyarankan agar penelitian selanjutnya dapat melakukan food recall selama penelitian untuk mengatasi terjadinya bias penelitian.
References
Adindaputri U, Z., Purwanti, N., & Wahyudi, I. A. (2013). Pengaruh Ekstrak Kulit Jeruk Nipis (Citrus Aurantifolia Swingle) Konsentrasi 10 % Terhadap Aktivitas Enzim Glukosiltransferase Streptococcus mutans. Majalah Kedokteran Gigi, 20(2), 126–131.
David Haytowitz. (2018). Composition of Foods: Raw, Processed, Prepared USDA National Nutrient Database for Standard Reference, Legacy.
Devane, D. (2010). Interventions for nausea and vomiting in early pregnancy. Practising Midwife, 13(11), 38–39,. https://doi.org/10.1002/14651858.cd007575.pub2.
Dewi Kurnia Sari N., K., Sumiasih, N., & Marhaeni, G. (2017). Efektivitas Penyuluhan Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Trimestri I Tentang Emesis Gravidarum Di Bidan Praktek Mandiri Wilayan Kerja Puskesmas Sawan. J. Ilm. Kebidanan, 5(1), 1–7,.
Felina, M., & Bukittinggi, L. A. I. K. P. N. (2021). Efektifitas Pemberian Seduhan Jahe dengan Jus Jeruk terhadap Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester I.
Holmes, D. (2011). Buku Ajar Ilmu Kebidanan. Terj. Eka Anisa Mardella, Pamilih Eko Karyuni. EGC.
Hutagalung, J. (2016). Rumah Lebah From Traditional to Modern Medicine. Airlangga University Press.
Istianto, M., & Muryati. (2014). Minyak Atsiri Jeruk : Manfaat Dan Potensi Peningkatan Nilai Ekonomi Limbah Kulit Jeruk. In Balitbu Tropika Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika Kementerian Pertanian. Balai Penelitian dan Pengembangan Pertanian.
Kundarti, F. I., Rahayu, D. E., & Utami, R. (2017). Efektifitas Pemberian Serbuk Jahe (Zingiber Officinale) Terhadap Tingkatan Mual Muntah Pada Ibu Hamil. Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1), 18. https://doi.org/10.32831/jik.v4i1.70
Latifah, L., Setiawati, N., & hapsari, E. D. (2017). Efektifitas Self Management Module dalam Mengatasi Morning Sickness. Jurnal Keperawatan Padjadjaran, 5(1), 10–18. https://doi.org/10.24198/jkp.v5n1.2
Matthews, A., Dm, H., Dp, O. M., Dowswell, T., Doyle, M., Matthews, A., Dm, H., Dp, O. M., Dowswell, T., & Doyle, M. (2014). Interventions for nausea and vomiting in early pregnancy ( Review ). Cochrane Library Cochrane Database of Systematic Reviews, 3. https://doi.org/10.1002/14651858.CD007575.pub3.www.cochranelibrary.com
Melly Damayanti. (2022). Penyuluhan dan Pemanfaatan Jeruk Nipis Madu (JEMU) untuk Mengatasi Emesis Gravidarum. Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI, 6(2), 57–64. https://doi.org/10.37859/jpumri.v6i2.3336
Mutiah, C., Veri, N., Magfirah, M., Fazdria, F., AS, E., & Abdurrahman, A. (2021). Pemanfaatan Jeruk Bali (Citrus Grandis) Dan Jeruk Lemon (Citrus Limon) Terhadap Penurunan Mual Muntah Pada Ibu Hamil di Desa Karang Anyar Langsa Baro Kota Langsa. J. Kreat. Pengabdi. Kpd. Masy, 4(6), 1377–1383. https://doi.org/10.33024/jkpm.v4i6.4463.
Putri, A. D., Andiani, D., Haniarti, & Usman. (2017). Efektifitas pemberian jahe hangat dalam mengurangi frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I. Prosiding Seminar Nasional IKAKESMADA “Peran Tenaga Kesehatan Dalam Pelaksanaan SDGs” Universitas Ahmad Dahlan, 99–105.
Soa, U. O. M., Amelia, R., & Octaviani, D. A. (2018). Perbandingan Efektivitas Pemberian Rebusan Jahe Merah Dan Daun Mint Dengan Jeruk Nipis Dan Madu Terhadap Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I Di Puskesmas Waepana, Ngada, Ntt. Jurnal Kebidanan, 8(2), 157. https://doi.org/10.31983/jkb.v8i2.3745
Sukanta, P. U. (2001). Akupresur dan Minuman untuk Mengatasi Gangguan Pencernaan. PT Elex Media Komputindo.
Susiloningtyas, I., & Suhartinah, S. (2021). Mengkaji Pengaruh Pemberian Lemon Tehadap Emesis Gravidarum. J. Heal. Sains, 2(4), 486–493,.
Tyastuti, S., & Wahyuningsih, H. P. (2016). Modul Bahan Ajar Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ibu Hamil. Kementerian Kesehatan RI.
Wahyu, T. (2011). Khasiat Madu untuk Kesehatan.
Widowati, R., Muslihah, S., Novelia, S., & Kurniati, D. (2020). Penyuluhan dan Pemberian Minuman Madu Jahe Pada Ibu Hamil Trimester Satu Dengan Emesis Gravidarum. J. Community Engagem. Heal, 3(2), 163–170,. https://doi.org/10.30994/jceh.v3i2.56.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Ahmar Metastasis Health Journal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



