Edukasi Manfaat Konsumsi Tamblet Tambah Darah (Fe) Pada Remaja Putri Di SMPN 5 Mandai

Authors

  • Andi Basniati Sarjana Kebidanan dan Profesi Bidan, Stikes Nani Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia
  • Andi Sulastri Sarjana Kebidanan dan Profesi Bidan, Stikes Nani Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53770/amjpm.v3i1.185

Keywords:

Edukasi, Fe, Anemia, Remaja

Abstract

Anemia adalah kondisi dimana kadar hemoglobin (Hb) di dalam darah lebih rendah dari normal.Biasanya wajah terlihat pucat, mudah lelah, pusing dan sakit kepala. Anemia sebagai masalah gizi umum yang disebabkan oleh kekurangan zat besi, yang terkait dengan masalah gizi global lainnya seperti stunting, berat badan lahir rendah, kelebihan berat badan. Anemia di kalangan remaja perempuan lebih tinggi dibanding remaja laki-laki. Remaja putri berisiko lebih tinggi mengalami anemia karena menstruasi dan asupan makanan yang terbatas. Anemia pada remaja berdampak buruk terhadap penurunan imunitas, konsentrasi, prestasi belajar, kebugaran remaja dan produktifitas. Tujuan Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja putri tentang manfaat konsumsi tablet tambah darah dan anemia pada masa remaja di SMPN 5 Mandai kab Maros. Pengabdian masyarakat ini dilakukan menggunakan Pre dan Post Tes untuk mengetahui tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Sampelnya adalah 25 siswa remaja putri . hasil sebelum dilakukan edukasi dengan penyuluhan siswa menjawab benar pertanyaan sebanyak 7 dari 25 remaja (28%) dan setelah di berikan edukasi dengan penyuluhan siswa menjawab benar sebanyak 21 dari 25 siswi remaja putri (84%) artinya ada perubahan pemahaman atau pengetahuan siswi remaja putri sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan penyuluhan. kesehatan dengan pemberian edukasi melalui penyuluhan merupakan cara yang efektif untuk meningkatkan pemahaman akan pentingnya konsumsi zat besi dan anemia pada remaja putri.

References

Adriani, M., & Wirjatmadi, B. (2016). Pengantar Gizi Masyarakat Cetakan ke-2. Jakarta: Kencana.

Agus, Z. A. N. (2004). Pengaruh Vitamin C Terhadap Absorpsi Zat Besi pada Ibu Hamil Penderita Anemia. MEDIKA Jurnal Kedokteran dan Farmasi, 30, 496-499.

Barasi, M. F. (2009). Ilmu Gizi. Jakarta: Erlangga.

Briawan, D. (2014). Anemia masalah gizi pada remaja wanita. Jakarta: EGC.

Fakhidah, L. N., & Putri, N. K. S. E. (2016). Faktor-faktor yang berhubungan dengan status hemoglobin pada remaja putri. Jurnal Ilmiah Maternal, 1(01). https://doi.org/10.54877/maternal.v1i01.606.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Pedoman pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja putri dan wanita usia subur (WUS). Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.(2018). Survey demografi dan kesehatan indonesia 2017: Kesehatan reproduksi remaja. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Khobibah, K., Nurhidayati, T., Ruspita, M., & Astyandini, B. (2021). Anemia Remaja Dan Kesehatan Reproduksi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan, 3(2), 11-17.

Lestari, P. P., Sari, B. P., & Wulandatika, D. (2020). Education About Anemia and Nutrition in Adolescent Girls. Comment: An International Journal of Community Development, 3(1), 1-4.

Permatasari, T., Briawan, D., & Madanijah, S. (2018). Efektivitas Program Suplementasi Zat Besi pada Remaja Putri di Kota Bogor (Effectiveness of Iron Supplementation Programme in Adolescent girl at Bogor City). 14(1), 1-8.

Suryani, D., Hafiani, R., & Junita, R. (2015). Analisis pola makan dan anemia gizi besi pada remaja putri Kota Bengkulu. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 10(1), 11-18.

WHO. (2020). The global pravelence of anemia in 2015. Geneva: WHO.

Downloads

Published

2023-08-30

How to Cite

Basniati, A. ., & Sulastri, A. . (2023). Edukasi Manfaat Konsumsi Tamblet Tambah Darah (Fe) Pada Remaja Putri Di SMPN 5 Mandai. Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 1–7. https://doi.org/10.53770/amjpm.v3i1.185