Hubungan Karakteristik Ibu Hamil dengan Pengetahuan dan Perilaku dalam Pemanfaatan Buku KIA Saat Antenatal Care
DOI:
https://doi.org/10.53770/amhj.v3i3.236Kata Kunci:
Pengetahuan, Perilaku, Ibu Hamil, Buku KIAAbstrak
Antenatal care merupakan pelayanan yang di berikan kepada ibu hamil yang di mulai dari seorang perempuan mengetahui dirinya hamil hingga proses persalinan. Pelayanan antenatal care menggunakan buku KIA sebagai panduan informasi untuk ibu hamil. Buku KIA merupakan buku berisi catatan Kesehatan ibu mulai dari hamil, bersalin, dan nifas serta catatan Kesehatan mulai dari bayi baru lahir hingga balita serta berbagai informasi cara merawat Kesehatan ibu dan anak. Tingkat pengetahuan mempengaruhi sikap kesehatan yaitu hal-hal yang berkaitan dengan tindakan atau kegiatan seseorang dalam memilih dan meningkatkan Kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan karakteristik responden dengan pengetahuan dan perilaku ibu hamil. Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini di lakukan di wilayah kerja Puskesmas Rappokalling Makassar dengan jumlah sampel 37 responden. Teknik penarikan sampel menggunakan simple random sampling. Instrument yang di gunakan adalah kuisioner tentang pengetahuan dan perilaku terkait ANC dengan model pilihan ganda. Data karakteristik ibu di dapatkan melalui wawancara. Hasil penelitian tidak ada hubungan karakteristik ibu dengan pengetahuan dan perilaku ibu hamil. Nilai p-value pengetahuan dengan umur 0,4>0,05, Pendidikan 0,06>0,05, dan paritas 0,6>0,05. Nilai p-value perilaku dengan umur 0,4>0,05, Pendidikan 0,1>0,05 dan paritas 0,8>0,05. Kesimpulan tidak ada hubungan antara karakteristik ibu hamil dengan pengetahuan dan perilaku dalam pemanfaatan buku KIA saat antenatal care
Referensi
Arinta, I. (2021). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengetahuan Tentang Buku KIA pada Ibu Hamil. Jurnal Kebidanan Malahayati, 7(4), 658-663.
Baroroh, I., Jannah, M., & Meikawati, P.R. (2017). Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Dengan Keikutsertaan Kelas Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Jenggot Kota Pekalongan. Siklus : Journal Research Midwifery Politeknik Tegal, 6(2):212–7.
Fatahilah, F. (2020). Program Antenatal Care Terpadu dalam Upaya Penurunan Angka Kematian Ibu. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 4(Special 4), 759-767.
Hutagaol, I.O., Sihotang, P.C., & Arini, A. (2020). Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Tanda Bahaya dan Peningkatan Keterampilan Senam pada Ibu Hamil di Puskesmas Singgani. KANGMAS: Karya Ilmiah Pengabdian Masyarakat, 1(3):131–9.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2001). Standar Minimal Pelayanan Antenatal Care. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Notoatmodjo, S. (2010). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta.
Sandalayuk, M., Hano, Y. H., & Pakaya, R. (2023). Determinan Kunjungan Antenatal Care Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Paguyaman Pantai Kabupaten Boalemo Tahun 2022. Ahmar Metastasis Health Journal, 3(1), 18-25.
Suryanti, S., & Nurana, S. (2023). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kunjungan Antenatal Care Pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Pandemi Covid-19. Jurnal Kebidanan Malakbi, 4(1):42–50.
Tyastuti, S., & Wahyuningsih, H. P. (2016). Asuhan kebidanan kehamilan. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Wago, F.C.B., Nabuasa, E., & Tira, D.S. (2021). Gambaran karakteristik ibu hamil dalam pemeriksaan antenatal care di Puskesmas Pasir Panjang Kota Kupang. Media Kesehatan Masyarakat, 3(1):37–43.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Ahmar Metastasis Health Journal

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



