Overview of the Performed Treatment Index (PTI), Knowledge and Attitude towards Dental Cavity Treatment in Class IV and V Students at Oeletsala Elementary School, Kupang Regency

Gambaran Angka Performed Treatment Index (PTI), Pengetahuan Dan Sikap Terhadap Perawatan Gigi Berlubang Pada Murid Kelas IV Dan V Di SD Oeletsala Kabupaten Kupang

Authors

  • Ratih Variani Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Kupang, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia
  • Applonia Leu Obi Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Kupang, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia
  • Apri Adiari Manu Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Kupang, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia
  • Manginar Sidabutar Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Kupang, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia
  • Risty Bengu Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Kupang, Kupang, Nusa Tenggara Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53770/amhj.v2i1.99

Abstract

ABSTRACT

Introduction: Dental caries can be repaired by filling the teeth so that the teeth can return to their original shape and function properly. The low level of public awareness for filling their own teeth can be influenced by various factors including knowledge and attitudes. One of the targets of the Ministry of Health in the field of dental health is to increase the range of filling services, namely the PTI (Performed Treatment Index) reaching a minimum of 50%, which illustrates a person's motivation to fill cavities in order to maintain their permanent teeth. This study aims to describe the PTI rate, knowledge and attitude towards dental care in grades IV and V at SD Oeletsala in Kupang Regency. This type of research is descriptive research, with a total sample of 30 people with the total population sampling method. The instrument in this study used PTI examination sheets and questionnaires. The results of this study are respondents' knowledge about dental cavities which is included in the good criteria with a percentage of 66.67%, while the attitude of the respondents towards Treatment for cavities is included in the sufficient criteria with a percentage of 83%. The PTI number is 0 where this number illustrates that none of the cavities have been filled. Even though the knowledge is good, the respondent's attitude towards the treatment of cavities shows that the attitude itself is not yet an action or activity, but is a predisposition to the action of a behavior. This is supported by the PTI figure which is still 0 and has not yet reached the national target of at least 50%.

 

ABSTRAK

Pendahuluan: Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan Karies gigi dapat diperbaiki dengan melakukan penambalan gigi agar gigi bisa kembali pada bentuk semula dan dapat berfungsi dengan baik. Rendahnya kesadaran masyarakat untuk menambal gigi sendiri dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya pengetahuan dan sikap. Salah satu sasaran Kementerian Kesehatan di bidang kesehatan gigi adalah peningkatan jangkauan pelayanan tumpatan yaitu PTI (Performed Treatment Index) mencapai minimal 50% dimana hal ini menggambarkan motivasi seseorang untuk menambal giginya yang berlubang untuk mempertahankan gigi tetapnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran angka PTI, pengetahuan dan sikap terhadap perawatan gigi berlubang pada murid kelas IV dan V di SD Oeletsala yang ada di Kabupaten Kupang. Jenis Penelitian adalah penelitian deskriptif, dengan jumlah sampel berjumlah 30 orang dengan metode pengambilan sampel total populasi.  Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar pemeriksaan PTI dan kuisioner. Hasil penelitian ini adalah pengetahuan responden tentang perawatan gigi berlubang termasuk dalam kriteria baik dengan persentase sebesar 66,67%, sedangkan sikap responden terhadap perawatan gigi berlubang termasuk dalam kriteria cukup dengan persentase sebesar 83%. Untuk angka PTI adalah 0 dimana angka ini menggambarkan belum ada satupun gigi yang berlubang sudah ditambal. Meskipun pengetahuan baik, akan tetapi sikap responden yang cukup terhadap perawatan gigi berlubang menunjukkan bahwa sikap sendiri belum merupakan tindakan atau aktivitas, akan tetapi merupakan presdiposisi tindakan suatu perilaku. Hal ini didukung dengan angka PTI yang masih 0 dan belum mencapai target nasional yaitu minimal 50%.

References

Agtini, M. D., Sintawati, S., & Murwanto, T. (2005). Status Kesehatan Gigi, Performed Treatment Index Dan Required Treatment Index Anak Sekolah Dasar Di Kabupaten Cianjur, Karawang Dan Serang. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 15(4), 162122. https://doi.org/10.22435/mpk.v15i4 Des.1161.

Djaali. (2012). Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2015). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 89 Tahun 2015 tentang Upaya Kesehatan Gigi dan Mulut. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Tahun 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Machfoedz, I. (2006). Menjaga Kesehatan gigi dan Mulut Anak-anak dan Ibu Hamil. Yogyakarta: Fitramaya.

Marimbun, B.E. (2016). Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Status Karies Gigi pada Penyandang Tunanetra.Jurnal E-Gigi (EG), 4(2), 177-182. https://doi.org/10.35790/eg.4.2.2016.13924

Notoatmodjo, S. (2007). Promosi kesehatan dan ilmu perilaku. Rineka cipta :Jakarta.

Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2013) Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Pratiwi, D. (2009). Gigi Sehat dan Cantik. Jakarta: Buku Kompas.

Putri, D. Z. (2021). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Perawatan Gigi Dengan Gejala Karies Gigi Pada Anak Usia Pra Sekolah 3-6 tahun di Desa Kedungdalem, Probolinggo. Skripsi. Pendidikan Ners Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widyagama Husada Malang.

Ramadhan, A.G. (2010). Serba Serbi Kesehatan Gigi dan Mulut. Jakarta: Bukune

Rajagukguk, D.M. (2019). Pengetahuan Tentang Penanggulangan Gigi Berlubang dan angka PTI Pada Pasien di Poli Gigi RSUP Haji Adam Malik Medan. Diploma Thesis. Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Medan.

Sihombing, K. P., Simare-mare, R. T., & Tobing, A. N. (2020). Gambaran Pengetahuan, Sikap, Dan Tindakan Siswa-Siswi Tentang Pemeliharaan Kesehatan Gigi Dan Mulut Berdasarkan Umur Dan Jenis Kelamin Di SD NEGERI 101896 Kiri Hulu-I Tanjung Morawa Propinsi Sumatera Utara. Jurnal Kesehatan Gigi, 7(2), 117-123. https://doi.org/10.31983/jkg.v7i2.6520

Sumanti, V., Widarsa, I. K. T., Duarsa, D. P. (2013). Faktor yang berhubungan dengan partisipasi orang tua dalam perawatan kesehatan gigi anak di Puskesmas Tegallalang I. Public Health and Preventive Medicine Archive, 1(1), 35-39.

Talindong, A. (2021). Pengetahuan Dan Sikap Tentang Perawatan Gigi Pada Siswa Siswi Sekolah Menengah Pertama Bala Keselamatan Palu. Pustaka Katulistiwa: Karya Tulis Ilmiah Keperawatan, 2(2), 47-52.

Tarigan, R. (2013). Karies Gigi. Edisi 2. Jakarta: EGC

World Health Organization. (2012). Oral health fact sheet. Geneva: World Health Organization. Retrieved from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/oral-health

Downloads

Published

2022-06-29

How to Cite

Variani, R., Obi, A. L. ., Manu, A. A. ., Sidabutar, M. ., & Bengu, R. . (2022). Overview of the Performed Treatment Index (PTI), Knowledge and Attitude towards Dental Cavity Treatment in Class IV and V Students at Oeletsala Elementary School, Kupang Regency: Gambaran Angka Performed Treatment Index (PTI), Pengetahuan Dan Sikap Terhadap Perawatan Gigi Berlubang Pada Murid Kelas IV Dan V Di SD Oeletsala Kabupaten Kupang . Ahmar Metastasis Health Journal, 2(1), 16–21. https://doi.org/10.53770/amhj.v2i1.99