Efektifitas Konsentrasi Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum sanctum Linn) Sebagai Pembasmi Lalat Rumah (Musca domestica)

Authors

  • Fara Chitra Program Studi Diploma III Sanitasi, Jurusan Kesehatan Lingkungan, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Pontianak, Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia
  • Cahnia Ambarwati Program Studi Sarjana Terapan Sanitasi, Jurusan Kesehatan Lingkungan, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Pontianak, Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia
  • Zainal Akhmadi Program Studi Sarjana Terapan Sanitasi, Jurusan Kesehatan Lingkungan, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Pontianak, Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.53770/amhj.v2i4.138

Keywords:

Ekstrak Daun Kemangi, Lalat Rumah, Pembasmi Lalat

Abstract

Lalat rumah menyebarkan organisme patogen terhadap manusia yang berjumlah kurang lebih 100 jenis. Lalat rumah dapat membawa berbagai macam bakteri atau penyakit seperti kolera, asepergilosis, tifus, disentri, dapat menyebabkan myasis dan diare. Mikroorganisme pada lalat  dapat mencemari makanan dan menyebabkan makanan tersebut tidak dapat  dimakan  karena  beracun, oleh karena itu diperlukannya pengendalian yang tepat dalam membasmi keberadaan lalat. Alternatif pilihan adalah menggunakan insektisida nabati karena ramah lingkungan dan tidak mengakibatkan resistensi. Salah satu tanaman  yang diduga berpotensi sebagai  insektisida nabati adalah kemangi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan dan konsentrasi terbaik dari ekstrak daun kemangi sebagai pembasmi lalat rumah yang dibuat menjadi makanan pembasmi lalat rumah dalam bentuk agar-agar. Desain penelitian ini adalah quasi experiment atau eksperimen semu dengan menggunakan rancangan faktorial dengan 3 perlakuan dan diulang sebanyak 9 kali yang dimana  waktu pengamatan dilakukan setiap 6 jam, 12 jam, 18 jam dan 24 jam. Adapun perlakuan yang dimaksud antar lain konsentrasi ekstrak dalam agar 20%, 30% dan 40% . Dari penelitian ini didapatkan hasil jumlah rata-rata lalat yang mati setelah diberi perlakuan selama 24 jam adalah konsentrasi 20% sebanyak 7 ekor (33,3%), konsentrasi 30% sebanyak 9 ekor (43,8%), dan konsentrasi 40% sebanyak 10 ekor (50,5%). Kesimpulan dari penelitian Ekstrak daun kemangi dengan variasi konsentrasi yang paling efektif dalam membasmi lalat rumah adalah perlakuan dengan persentase paling tinggi yaitu 40% pada waktu 24 jam dengan kematian lalat sebesar 50,5%. Peneliti selanjutnya agar menggunakan konsentrasi ekstrak daun kemangi yang lebih tinggi dari 40% sehingga dapat membasmi lalat lebih optimal.

References

Anisah, A., & Sukesi, T. W. (2018). Uji Efektifitas Ekstrak Daun Sirih (Piper betle L) sebagai Larvasida Larva Lalat Rumah (Musca domestica). Jurnal vektor penyakit, 12(1), 39-46.

Barus, L., & Sutopo, A. (2019). Pemanfaatan Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum sanctum) sebagai Repelan Lalat Rumah (Musca domestica). Jurnal Kesehatan, 10(3), 329-336.

Djarot, P., & Ambarwati, D. (2019). Lilin aromatik minyak atsiri kulit batang kayu manis (Cinnamomum burmannii) sebagai repelen lalat rumah (Musca domestica). Ekologia: Jurnal Ilmiah Ilmu Dasar dan Lingkungan Hidup, 19(2), 55-64.

Gunandini, D. J., & Kardinan, A. (2008). Pengaruh ekstrak kemangi (Ocimum basilicum forma citratum) terhadap perkembangan lalat rumah (Musca domestica)(L.). Jurnal Entomologi Indonesia, 5(1), 36-36.

Gunawan, E. (2011). Efek Potensiasi Larvasida Kombinasi Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum Sanctum Linn) dan Biji Jarak (Ricinus Communis Linn) terhadap Aedes Aegypti. Skripsi. Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret.

Hart, H., Craine, L. E., & Hart, D. J. (2003). Kimia organik. Achmadi SS, penerjemah. Terjemahan dari: Organic Chemistry. Erlangga.

Hartini, Y. (2021). Uji konsentrasi filtrat daun kemangi (Ocimum basilicum L) sebagai repellent terhadap lalat buah (Drosophila melanogaster M). Undergraduate thesis, UIN Mataram.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Resnhaleksmana, E. (2019). Pemanfaatan kemangi (Ocimum citriodurum) sebagai insektisida alternatif dalam bentuk elektrik. Jurnal Analis Medika Biosains (JAMBS), 2(1), 92-100.

Sukmawati, N. L., Ginandjar, P., & Hestiningsih, R. (2019). Keanekaragaman Spesies Lalat Dan Jenis Bakteri Kontaminan Yang Dibawa Lalat Di Rumah Pemotongan Unggas (RPU) Semarang Tahun 2018. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip), 7(1), 252-259.

Trihutanti, I. W., & Asngad, A. (2018). Pemanfaatan Tanaman Kemangi (Ocimum basilicum) dan Ekstrak Daun Mimba sebagai Pengendali Lalat Buah (Bactrocera sp.). Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek Ke-3.

Yasmin, R. I., Windarso, S. E., & Amalia, R. (2021). Pemanfaatan Minyak Kemangi (Ocimum sanctum L) Sebagai Repellent Elektrik Lalat Rumah (Musca domestica). Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan, 13(1), 13-19.

Downloads

Published

2023-03-30

How to Cite

Chitra, F., Ambarwati, C. ., & Akhmadi, Z. . (2023). Efektifitas Konsentrasi Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum sanctum Linn) Sebagai Pembasmi Lalat Rumah (Musca domestica) . Ahmar Metastasis Health Journal, 2(4), 193–200. https://doi.org/10.53770/amhj.v2i4.138