Gerakan Enyahkan Jentik Nyamuk Menuju Lingkungan Sehat dan Bebas Demam Berdarah Dengue
https://doi.org/10.53770/amjpm.v6i1.1208
Keywords
Edukasi Jentik Nyamuk DBD PemberdayaanAbstract
Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang memerlukan upaya pencegahan secara berkelanjutan melalui pemberdayaan masyarakat. Rendahnya kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) berkontribusi terhadap tingginya risiko penularan DBD. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemberantasan jentik nyamuk sebagai upaya preventif dalam mewujudkan lingkungan sehat dan bebas DBD melalui gerakan Zero Larvae Movement. Kegiatan menggunakan desain pengabdian masyarakat berupa edukasi partisipatif dengan pendekatan One Group Pre-test-Posttest Design. Populasi kegiatan adalah masyarakat di kelurahan Kebalenan Kabupaten Banyuwangi, pada wilayah dengan kasus DBD tertinggi, dengan jumlah sampel sebanyak 15 peserta yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Edukasi dilakukan melalui ceramah interaktif mengenai PSN, deteksi dini jentik Aedes aegypti, dan pentingnya peran masyarakat dalam pengendalian DBD. Analisis perubahan pengetahuan dilakukan menggunakan uji Paired Sample t-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, ditandai dengan peningkatan rata-rata nilai dari 76,6 ± 6,94 pada pretest menjadi 90,3 ± 7,06 pada posttest (p < 0,05). Program Zero Larvae Movement tidak hanya meningkatkan pengetahuan masyarakat, tetapi juga memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan partisipasi aktif dalam pemantauan jentik nyamuk, pelaksanaan PSN, dan pemeliharaan kebersihan lingkungan secara mandiri sebagai upaya pencegahan DBD yang berkelanjutan.
Downloads
References
Alfalakh, A. R. (2023). The influence of 3M Plus behavioral factors on the incidence of dengue hemorrhagic fever in Indonesia: A meta-analysis. Media Gizi Kesmas, 12(1), 494–502. https://doi.org/10.20473/mgk.v12i1.2023.494-502
Champion, V. L., & Skinner, C. S. (2021). The Health Belief Model. In K. Glanz, B. K. Rimer, & K. Viswanath (Eds.), Health Behavior: Theory, Research, and Practice (6th ed., pp.75–94). Jossey-Bass.
Diannita, C. G., Sihombing, R. M., Patrisia, I., Sampepadang, M., Siregar, D., & Cucunawangsih. (2024). Education on dengue fever control and environmental health hygiene. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dalam Kesehatan, 6(1), 1–7. https://doi.org/10.20473/jpmk.v6i1.50697
Glanz, K., Rimer, B. K., & Viswanath, K. (2020). Health Behavior: Theory, Research, and Practice (5th ed.). Jossey-Bass.
Handayani, M. T., Raharjo, M., & Joko, T. (2023). Pengaruh indeks entomologi dan sebaran kasus demam berdarah dengue di Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 22(1), 46–54. https://doi.org/10.14710/jkli.22.1.46-54
Jasmi, R. A., Ardani, H. I., Arif, H., & Najwa, K. (2024). Nokturnal of mosquito species in Sukawana, Curug District, Serang City, Banten. Jurnal Biologi Tropis, 24(2b), 340–347. https://doi.org/10.29303/jbt.v24i2b.8036
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Strategi Nasional Penanggulangan Dengue 2021–2025. Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil Kesehatan Indonesia 2023. Kementerian Kesehatan RI.
Kirwelakubun, A., & Winarti, E. (2024). Implementasi Health Belief Model pada perilaku pencegahan demam berdarah dengue: Literature review. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(1), 593–605. https://doi.org/10.31004/jkt.v5i1.25256
Kurniawati, R. D., & Ekawati, E. (2020). Analisis 3M Plus sebagai upaya pencegahan penularan demam berdarah dengue di wilayah Puskesmas Margaasih Kabupaten Bandung. Vektora: Jurnal Vektor dan Reservoir Penyakit, 12(1), 1–10. https://doi.org/10.22435/vk.v12i1.1813
Leksono, A. S., & Gama, Z. P. (2013). Distribusi dan komposisi nyamuk di wilayah Mojokerto. Biotropika: Journal of Tropical Biology, 1(2), 80–85.
Leung, X. Y., Islam, R. M., Adhami, M., Ilic, D., McDonald, L., Palawaththa, S., Diug, B., Munshi, S. U., & Karim, M. N. (2023). A systematic review of dengue outbreak prediction models: Current scenario and future directions. PLoS neglected tropical diseases, 17(2), e0010631. https://doi.org/10.1371/journal.pntd.0010631
Llorente-Pérez, Y. J., Rodríguez-Acelas, A. L., & Cañon-Montañez, W. (2023). Educational interventions for the prevention and control of dengue in adults: An integrative review. Enfermería Clínica, 33(2), 157–166. https://doi.org/10.1016/j.enfcle.2022.10.005
Mahmud, M. A. F., Abdul Mutalip, M. H., Lodz, N. A., Muhammad, E. N., Yoep, N., Hasim, M. H., Abdul Rahim, F. A., Aik, J., Rajarethinam, J., & Muhamad, N. A. (2023). The application of environmental management methods in combating dengue: a systematic review. International journal of environmental health research, 33(11), 1148–1167. https://doi.org/10.1080/09603123.2022.2076815
Mentari, S. A. F. B. (2023). Faktor risiko demam berdarah di Indonesia. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS Dr. Soetomo, 9(1), 22–36.
Montenegro-Quiñonez, C. A., Louis, V. R., Horstick, O., Velayudhan, R., Dambach, P., & Runge-Ranzinger, S. (2023). Interventions against Aedes/dengue at the household level: A systematic review and meta-analysis. EBioMedicine, 93, 104660. https://doi.org/10.1016/j.ebiom.2023.104660
Mungall-Baldwin, C. (2022). Women's participation in the prevention and control of dengue using environmental methods in the Global South: A qualitative meta-synthesis. International Journal for Equity in Health, 21, 140. https://doi.org/10.1186/s12939-022-01726-0
Naing, C., Htet, N. H., Tung, W. S., Aung, H. H., & Whittaker, M. A. (2023). Facilitators and barriers to engaging communities in health service research on dengue control in the Indo-Pacific region: A systematic review. BMC Public Health, 23, 1924. https://doi.org/10.1186/s12889-023-16845-8
Nurhidayah, K., Afifiani, A. K. L., Ramadhana, H. A. Z., Khotimah, S. N., & Susilaningsih, S. (2022). Identifikasi density figure dan pengendalian vektor demam berdarah pada Kelurahan Karanganyar Gunung. Jurnal Bina Desa, 4(1), 8–14. https://doi.org/10.15294/jbd.v4i1.22124
Padchasuwan, N. H., Junggoth, R., Maneenin, N., Phimha, S., Benchamas, J., & Thammasarn, K. (2024). Health literacy development using a short drama programme for dengue fever control in Thailand. Health Education Journal, 83(7), 720-731. https://doi.org/10.1177/00178969241274198
Saputra, A. U., Ariyani, Y., & Dewi, P. (2023). Faktor yang berhubungan dengan lingkungan fisik dan kebiasaan keluarga terhadap penyakit demam berdarah dengue (DBD). Jurnal 'Aisyiyah Medika, 8(2), 283–292. https://doi.org/10.36729/jam.v8i1
Satoto, T. B. T., Pascawati, N. A., Wibawa, T., Frutos, R., Maguin, S., Mulyawan, I. K., & Wardana, A. (2020). Entomological index and home environment contribution to dengue hemorrhagic fever in Mataram City, Indonesia. Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 15(1), 32–39. https://doi.org/10.21109/kesmas.v15i1.3294
Sutriyawan, A., Darmawan, W., Akbar, H., Habibi, J., & Fibrianti, F. (2022). Faktor yang Mempengaruhi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Melalui 3M Plus dalam Upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD). Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 11(01), 23–32. https://doi.org/10.33221/jikm.v11i01.936
Sutriyawan, A., Yusuff, A. A., Fardhoni, & Cakranegara, P. A. (2022). Analisis sistem surveilans epidemiologi demam berdarah dengue (DBD): Studi mixed method. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS Dr. Soetomo, 8(1), 137–150. https://doi.org/10.29241/jmk.v8i1.935
Tarigan, E. M. E., Zulaiha, R., & Andika, R. K. (2022). Demam berdarah dengue (DBD): Determinan, epidemiologi, dan program penanggulangannya di Indonesia (Literature review). Epidemiolog.id, 2, 1–23. https://www.epidemiolog.id/?p=465
Tan, A., Koh, E., Sankari, U., Tang, J., Goh, C. K., & Tan, N. C. (2022). Effects of a serious game on knowledge, attitude and practice in vector control and dengue prevention among adults in primary care: A randomised controlled trial. Digital health, 8, 20552076221129099. https://doi.org/10.1177/20552076221129099
World Health Organization. (2021). Comprehensive guideline for prevention and control of dengue and dengue haemorrhagic fever. World Health Organization.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





