Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
https://journal.ahmareduc.or.id/index.php/AMJPM
<p><strong>Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat</strong> or also known as <strong>AMJPM</strong> with registered number <span style="font-size: 0.875rem;">p-ISSN </span><a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/20210818081794148"><strong>2807-3797 (Print</strong></a><strong><a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/20210818081794148">)</a>, </strong><span style="font-size: 0.875rem;">e-ISSN </span><strong style="font-size: 0.875rem;"> <a href="https://issn.perpusnas.go.id/terbit/detail/20210818141628603" target="_blank" rel="noopener">2807-3576 (Online)</a></strong>, is a peer-reviewed, open-access scientific journal in the field of community service published by Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah. The journal emphasizes multidisciplinary perspectives in understanding community engagement by highlighting contributions from various fields, including health, economy, technology, education, and environment. AMJPM is published twice a year, in February and August, with each volume corresponding to a calendar year and comprising two issues. The journal publishes articles on community service activities and literature reviews, and welcomes contributions from researchers, lecturers, students, health practitioners, and other professionals in Indonesia and around the world.</p>Yayasan Ahmad Mansyur Nasirahen-USAhmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat2807-3797Program Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Berbasis Web untuk Edukasi Kesehatan Mental Remaja Pesantren
https://journal.ahmareduc.or.id/index.php/AMJPM/article/view/710
<p>Literasi kesehatan mental di kalangan remaja di sekolah asrama Islam masih terbatas akibat stigma dan keterbatasan akses informasi. Program layanan masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan program Komunikasi, Informasi, dan Pendidikan (KIP) berbasis web guna meningkatkan literasi kesehatan mental remaja. Program ini menerapkan pendekatan Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset (ABCD) yang melibatkan 83 peserta (75 siswa dan 8 administrator sekolah). Kegiatan meliputi lokakarya interaktif, pendidikan berbasis web, dan penilaian pengetahuan pra-pasca. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam skor pengetahuan peserta dari 42% (pra-tes) menjadi 87% (pasca-tes). Skrining kesehatan mental menunjukkan bahwa 79,8% siswa berada dalam kategori baik, 12,9% moderat, dan 7,3% rendah. Program CIE berbasis web secara efektif meningkatkan literasi kesehatan mental dan memperkuat upaya deteksi dini di lingkungan pesantren.</p>Abdul Aziz RusmanFitriani Pramita GurningFauziah NasutionFaiza Adinda
Copyright (c) 2026 Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-03-052026-03-056118Peningkatan Deteksi Dini Kesehatan Reproduksi dan Kardiovaskular melalui Skrining dan Edukasi Wanita di Kelurahan Lambara
https://journal.ahmareduc.or.id/index.php/AMJPM/article/view/926
<p>Wanita di Kelurahan Lambara masih menghadapi rendahnya kesadaran dan keterbatasan akses terhadap deteksi dini masalah kesehatan reproduksi dan kardiovaskular. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran wanita mengenai deteksi dini serta penatalaksanaan sederhana masalah kesehatan reproduksi dan kardiovaskular. Kegiatan dilaksanakan pada bulan 24 Januari dan 15 Februari 2026 dengan melibatkan 25 wanita usia subur di Kelurahan Lambara, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu. Metode kegiatan meliputi skrining kesehatan, wawancara terstruktur, edukasi kesehatan, pre-test dan post-test, serta konseling individual. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, kolesterol, hemoglobin, dan gula darah. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pengetahuan peserta dari 58,4 menjadi 84,6 setelah edukasi, dengan persentase peningkatan sebesar 44,8%. Hasil skrining menunjukkan bahwa 52% peserta mengalami pra-hipertensi, 20% kolesterol borderline, 44% anemia, dan 24% prediabetes. Hanya 24% peserta yang pernah melakukan tes IVA. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku pencegahan masalah kesehatan reproduksi dan penyakit kardiovaskular pada wanita.</p>Nurfatimah NurfatimahHastuti UsmanKadar RamadhanNastiti CahyaningatiAyu Tantri T. SinauRahma Rahma
Copyright (c) 2026 Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-312026-08-316191910.53770/amjpm.v6i1.926Gerakan Enyahkan Jentik Nyamuk Menuju Lingkungan Sehat dan Bebas Demam Berdarah Dengue
https://journal.ahmareduc.or.id/index.php/AMJPM/article/view/1208
<p>Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang memerlukan upaya pencegahan secara berkelanjutan melalui pemberdayaan masyarakat. Rendahnya kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) berkontribusi terhadap tingginya risiko penularan DBD. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemberantasan jentik nyamuk sebagai upaya preventif dalam mewujudkan lingkungan sehat dan bebas DBD melalui gerakan Zero Larvae Movement. Kegiatan menggunakan desain pengabdian masyarakat berupa edukasi partisipatif dengan pendekatan One Group Pre-test-Posttest Design. Populasi kegiatan adalah masyarakat di kelurahan Kebalenan Kabupaten Banyuwangi, pada wilayah dengan kasus DBD tertinggi, dengan jumlah sampel sebanyak 15 peserta yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Edukasi dilakukan melalui ceramah interaktif mengenai PSN, deteksi dini jentik Aedes aegypti, dan pentingnya peran masyarakat dalam pengendalian DBD. Analisis perubahan pengetahuan dilakukan menggunakan uji Paired Sample t-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, ditandai dengan peningkatan rata-rata nilai dari 76,6 ± 6,94 pada pretest menjadi 90,3 ± 7,06 pada posttest (p < 0,05). Program Zero Larvae Movement tidak hanya meningkatkan pengetahuan masyarakat, tetapi juga memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan partisipasi aktif dalam pemantauan jentik nyamuk, pelaksanaan PSN, dan pemeliharaan kebersihan lingkungan secara mandiri sebagai upaya pencegahan DBD yang berkelanjutan. </p>Ayik Mirayanti MandagiCindi Tri SeptianiRizky Berliana MaharaniNadranabila Intani HidayatStevin Devas TaragithaSiti Nur Anisatul KharirohAzizah PuspaningtyasMuhammad RidwanMuhammad Heksa FirdausAurelia Kezia Manurung
Copyright (c) 2026 Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-312026-08-3161203010.53770/amjpm.v6i1.1208Creative Translation Training of Social Media Content for Senior High School Students to Foster Digital Literacy: An Educational Community Service Intervention
https://journal.ahmareduc.or.id/index.php/AMJPM/article/view/781
<p>The increasing use of social media and the high consumption of foreign-language content by high school students demand improved digital literacy and the ability to understand and translate information creatively and contextually. Therefore, creative translation training aims to address this understanding gap and support innovative learning activities. This activity aims to improve the creative translation skills and digital literacy of SMAN 19 Makassar students, especially grade XII, through applicable and contextual training. In addition, this program seeks to empower English and ICT teachers in integrating technology-based learning approaches and establishing a collaborative learning ecosystem to support 21st-century competencies. The activity is implemented face-to-face with a participatory and hands-on approach (workshop) with 33 students. The activity begins with a preparation phase (coordination with the school, participant recruitment, and module development), followed by a 2–3-day intensive training session that includes an introduction to the concept of creative translation, social media content analysis, translation techniques, and digital ethics, as well as a mini-translation project. It concludes with evaluation through pre- and post-tests, presentations of work, and follow-up mentoring to strengthen the training outcomes. The evaluation results showed significant improvements in all competency indicators, and the training resulted in an approximately 80–90% improvement in participants’ creative translation skills and digital literacy. Moreover, the participants’ satisfaction was above 80%, which showed that the training strategy was highly relevant, practical, and effective in improving the students’ English communication skills, digital literacy, and knowledge of digital ethics. The conclusion is that this training activity successfully achieved its goal of improving digital literacy and creative translation skills among students of SMAN 19 Makassar. The practical approach integrated with technology and the context of social media proved effective in improving students' language skills and digital ethics.</p>Sujarwo SujarwoSunarlia LimbongAsdar AsdarAsia MNur Ina SyamFitri Yanti Rumakat
Copyright (c) 2026 Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-312026-08-31613142.10.53770/amjpm.v6i1.781Pelatihan Kader Kesehatan Dalam Deteksi Dini Karies Gigi Sebagai Tanda Manifestasi Diabetes Melitus
https://journal.ahmareduc.or.id/index.php/AMJPM/article/view/733
<p>Penyakit diabetes melitus (DM) merupakan masalah kesehatan global yang dapat menimbulkan komplikasi pada berbagai organ, termasuk rongga mulut. Salah satu manifestasi klinis DM adalah meningkatnya risiko karies gigi, sehingga diperlukan upaya deteksi dini dan pencegahan melalui pemberdayaan kader kesehatan di masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan kader kesehatan Desa Klompang Timur dalam melakukan deteksi dini karies gigi sebagai tanda manifestasi diabetes melitus. Mitra kegiatan adalah kader kesehatan desa dan masyarakat yang berisiko diabetes melitus. Metode pengabdian dilakukan melalui edukasi, pelatihan keterampilan deteksi dini karies, serta pendampingan kader kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan kader tentang karies gigi, pencegahan, serta hubungan karies dengan diabetes dari 20% menjadi 74%. Sikap kader berubah dari negatif (65,7%) menjadi positif (71,4%) setelah edukasi. Namun, keterampilan kader dalam deteksi dini karies masih rendah, hanya mencapai 43%. Selain itu, keterampilan orang tua dan guru dalam pencegahan karies meningkat dari 21,7% menjadi 38,8%. Kesimpulannya, pelatihan kader kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap, namun perlu strategi berkelanjutan untuk meningkatkan keterampilan deteksi dini karies gigi. Penguatan peran kader kesehatan sangat dibutuhkan perannya dalam pencegahan karies gigi dan pengendalian diabetes di tingkat masyarakat. </p>Siti Fitria UlfahSunomo HadiAgus Marjianto
Copyright (c) 2026 Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-07-312026-07-3161435110.53770/amjpm.v6i1.733Pemberdayaan Pensiunan Swasta Untuk Pencegahan Hemoroid Ibu Hamil Melalui Budidaya Mahkota Dewa Dengan Teknik Hidroponik Panel Surya
https://journal.ahmareduc.or.id/index.php/AMJPM/article/view/1268
<p>Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Dutohe Barat, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango sebagai upaya mengatasi rendahnya produktivitas tanaman Mahkota Dewa akibat keterbatasan lahan dan tingginya biaya listrik untuk budidaya, serta rendahnya pengetahuan kader kesehatan dan ibu hamil mengenai pencegahan komplikasi hemoroid selama kehamilan. Kegiatan bertujuan memberdayakan pensiunan swasta melalui budidaya Mahkota Dewa menggunakan teknik hidroponik berbasis panel surya sebagai sumber bahan baku herbal, sekaligus meningkatkan kapasitas kader kesehatan dan pengetahuan ibu hamil dalam pencegahan hemoroid. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, demonstrasi, praktik budidaya hidroponik panel surya, pendampingan penggunaan supositoria Mahkota Dewa, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya instalasi hidroponik panel surya sebagai teknologi tepat guna yang dikelola oleh kelompok pensiunan swasta. Pengetahuan kader kesehatan meningkat dari 0% sebelum pelatihan menjadi 100% pada kategori baik setelah pelatihan, sedangkan keterampilan kader meningkat hingga 80% berada pada kategori baik. Pengetahuan ibu hamil juga mengalami peningkatan dari 80% kategori kurang sebelum penyuluhan menjadi 83,3% kategori baik setelah penyuluhan. Pendampingan penggunaan supositoria Mahkota Dewa menunjukkan tingkat kepatuhan sebesar 90%, dengan 80% ibu hamil melaporkan penurunan keluhan hemoroid. Program ini berhasil meningkatkan pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi tepat guna dan edukasi kesehatan sebagai model berkelanjutan dalam mendukung pencegahan komplikasi hemoroid pada ibu hamil. </p>Siti Choirul Dwi AstutiNancy OlliNi Made Dewi AnggraeniRabia ZakariaRusli Hasan
Copyright (c) 2026 Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-312026-08-3161526310.53770/amjpm.v6i1.1268Pembentukan Desa Sadar Pencegahan Penyakit Jantung Secara Dini
https://journal.ahmareduc.or.id/index.php/AMJPM/article/view/555
<p>Penyakit jantung merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Pencegahan sejak dini melalui edukasi dan pemberdayaan masyarakat menjadi strategi penting untuk menurunkan risiko kejadian penyakit ini, khususnya di daerah dengan keterbatasan akses layanan kesehatan seperti Desa Ueralulu. Tujuan kegiatan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat serta kader kesehatan dalam pencegahan penyakit jantung. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada 12–13 Juni 2025 di Desa Ueralulu, Kabupaten Poso. Metode kegiatan meliputi edukasi kesehatan, skrining penyakit jantung, pemeriksaan kesehatan dasar, serta pelatihan kader kesehatan. Sebanyak 60 orang menjadi sasaran edukasi dan pemeriksaan, sedangkan 6 kader desa mendapat pelatihan intensif selama 2 jam. Materi pelatihan mencakup konsep dasar penyakit jantung, teknik pengukuran tekanan darah, prosedur pemeriksaan kesehatan dasar, serta praktik langsung skrining sederhana. Pengetahuan masyarakat diukur menggunakan kuesioner tervalidasi sebelum dan sesudah edukasi. Skor rata-rata pengetahuan masyarakat meningkat dari 54 menjadi 81 setelah edukasi. Pelatihan kepada kader desa juga menunjukkan peningkatan keterampilan, di mana kader mampu melakukan pengukuran tekanan darah dan skrining kesehatan dasar secara mandiri. Tingkat partisipasi masyarakat mencapai 92%, menunjukkan keterlibatan aktif selama kegiatan. Edukasi kesehatan dan pelatihan kader terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pencegahan penyakit jantung. Perlu dilakukan tindak lanjut berupa pendampingan kader secara berkala dan integrasi kegiatan ini dengan program Puskesmas. </p>Nirva RantesigiDewi Nurviana SuhartoAgusrianto Agusrianto
Copyright (c) 2026 Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-312026-08-3161647010.53770/amjpm.v6i1.555Budidaya Maggot BSF Berbasis Limbah Kulit Nanas sebagai Pakan Ternak di Desa Sukamelang, Subang
https://journal.ahmareduc.or.id/index.php/AMJPM/article/view/811
<p>Limbah kulit nanas dari kegiatan pertanian dan pedagang lokal di Desa Sukamelang, Kabupaten Subang mencapai 4–5 karung per minggu namun belum dikelola secara optimal akibat minimnya edukasi dan keterampilan masyarakat. Program pemberdayaan ini bertujuan mengimplementasikan budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) sebagai solusi reduksi limbah organik sekaligus penyedia pakan ternak berprotein tinggi. Pelaksanaan program meliputi sosialisasi dan pendampingan budidaya maggot kepada masyarakat. Hasilnya, limbah kulit nanas berhasil dimanfaatkan sebagai media budidaya dengan kapasitas produksi mencapai 2,5-3 kg maggot dewasa per siklus, yang selanjutnya digunakan sebagai pakan unggas lokal. Program ini terbukti mengurangi volume limbah organik sekaligus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis biokonversi. Budidaya maggot BSF berbasis limbah kulit nanas berpotensi menjadi solusi berkelanjutan dalam pemberdayaan masyarakat Desa Sukamelang. </p>Maharani RizkyandaFilzah Nabila AsriSiti AlmaidahRisma DermayantiRania DeswitaChantika Maudy Permatasari HaryantoDian Puspita SariSelly FeranieFitri KhoerunnisaNanang Winarno
Copyright (c) 2026 Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-312026-08-3161718210.53770/amjpm.v6i1.811Optimalisasi Daun Kelor melalui Pemberdayaan Kader sebagai Upaya Pencegahan Diabetes Melitus
https://journal.ahmareduc.or.id/index.php/AMJPM/article/view/1166
<p>Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat. Kasus DM di Kota Kediri juga menunjukkan peningkatan sehingga diperlukan upaya promotif dan preventif berbasis masyarakat dengan memanfaatkan sumber daya lokal. <em>Moringa oleifera</em> (daun kelor) mengandung berbagai senyawa bioaktif, vitamin, mineral, dan antioksidan yang berpotensi mendukung pengendalian DM sebagai terapi pendamping. Namun, pemanfaatannya di masyarakat masih belum optimal karena keterbatasan pengetahuan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kapasitas kader kesehatan mengenai pencegahan dan penanganan DM melalui edukasi dan pelatihan pengolahan <em>Moringa oleifera</em>. Kegiatan dilaksanakan pada Mei–Juli 2026 di Kelurahan Bandar Lor, Kota Kediri, dengan melibatkan 50 kader kesehatan. Metode kegiatan menggunakan pendekatan one-group pretest-posttest, meliputi edukasi, diskusi, pelatihan, demonstrasi pengolahan daun kelor menjadi produk pangan, serta evaluasi pengetahuan menggunakan kuesioner. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader setelah kegiatan. Pada pretest, sebanyak 39 dari 50 kader (78%) memiliki pengetahuan rendah, sedangkan pada posttest sebanyak 44 dari 50 kader (88%) memiliki pengetahuan tinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi dan demonstrasi pengolahan <em>Moringa oleifera</em> dapat meningkatkan pemahaman kader mengenai pemanfaatan daun kelor sebagai terapi pendamping dalam pencegahan dan pengendalian DM. Kegiatan ini diharapkan memperkuat peran kader sebagai agen edukasi kesehatan dan mendorong pemanfaatan sumber daya lokal secara tepat di masyarakat. </p>Finta Isti KundartiIra TitisariNurul Pujiastuti
Copyright (c) 2026 Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-312026-08-3161839310.53770/amjpm.v6i1.1166Pemberdayaan Kader Kesehatan melalui Edukasi Pemanfaatan Flaxseed Oil untuk Pencegahan Diabetes Melitus
https://journal.ahmareduc.or.id/index.php/AMJPM/article/view/1177
<p>Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit metabolik kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat. Pencegahan dan pengendalian DM memerlukan keterlibatan masyarakat melalui pemberdayaan kader kesehatan. <em>Flaxseed oil</em> mengandung asam alfa-linolenat (ALA), asam lemak omega-3, dan senyawa bioaktif yang berpotensi mendukung kesehatan metabolik sebagai terapi komplementer. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kader kesehatan mengenai pencegahan dan pengendalian DM melalui edukasi dan demonstrasi pemanfaatan <em>flaxseed oil</em>. Kegiatan dilaksanakan pada Mei–Juli 2026 di Kelurahan Bandar Lor, Kota Kediri, Jawa Timur, dengan melibatkan 50 kader kesehatan. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, demonstrasi pengolahan <em>flaxseed oil</em> dalam bentuk salad dan smoothie, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil pre-test menunjukkan 3 kader (6%) memiliki pengetahuan tinggi, 6 kader (12%) sedang, dan 41 kader (82%) rendah. Setelah intervensi, hasil post-test menunjukkan 42 kader (84%) memiliki pengetahuan tinggi, 8 kader (16%) sedang, dan tidak terdapat kader dengan pengetahuan rendah. Hasil tersebut menunjukkan peningkatan pengetahuan setelah edukasi dan demonstrasi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis praktik dapat mendukung pemberdayaan kader dalam meningkatkan kapasitas pencegahan dan pengendalian DM di masyarakat. </p>Ira TitisariFinta Isti KundartiRirin Indriani
Copyright (c) 2026 Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-312026-08-31619410310.53770/amjpm.v6i1.1177K3KITA: Program Pendampingan Implementasi Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Respon Darurat (Emergency) di Sekolah Menengah Kejuruan Farmasi
https://journal.ahmareduc.or.id/index.php/AMJPM/article/view/469
<p>Penerapan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Program pendampingan K3KITA bertujuan untuk meningkatkan budaya K3 serta kesiapsiagaan respons darurat di SMK Farmasi Perjuangan dan Peradaban. Kegiatan ini meliputi kaji risiko, edukasi K3, pelatihan pertolongan pertama, simulasi kebakaran, serta pemasangan rambu keselamatan dan perangkat tanggap darurat. Metode pelaksanaan melibatkan ceramah, diskusi, praktik langsung, serta kolaborasi dengan berbagai pihak. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan warga sekolah dalam menerapkan budaya K3 dan tanggap darurat, didukung oleh dokumen kaji risiko, protokol keselamatan, dan fasilitas pendukung. Program ini berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman dan sehat, sesuai dengan target Sustainable Development Goals (SDGs) 3 dan 4. Dapat disimpulkan bahwa program pendampingan K3KITA dapat memperkuat praktik keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan sekolah melalui peningkatan pemahaman siswa dan guru mengenai edukasi K3 hingga penanganan keadaan darurat. Dengan terbentuknya kesadaran dan kesiapsiagaan yang baik, sekolah diharapkan mampu menerapkan budaya K3 yang berkelanjutan, baik pada saat kegiatan belajar maupun saat kegiatan lainnya. </p>Abdul KadirDelly RamadonFatmah FatmahAhmad Alfian RahzaNi Putu Indriati PeramaranMuhammad Athif IszhuhriAmeera Zandra Chairullah
Copyright (c) 2026 Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-08-312026-08-316110411310.53770/amjpm.v6i1.469